Skip to main content

Posts

Qudwah

Charlie Hebdo Peristiwa sebegini bukan pertama kali dalam sejarah umat manusia, it is a recursive event way back since the past Prophets before Rasulullah saw lagi. Cumanya bagaimana kita secara peribadi mahu menangani isu ini? Kita mengaku muslim, Tapi kita abaikan sebahagian besar dalam agama, Kita mengaku muslim, Tapi kita tidak mencerminkan nilai diri seorang muslim seperti yang Allah kehendaki, Kita mengaku muslim, Tapi ketinggalan dalam banyak aspek kehidupan, Kita mengaku muslim, Tapi kita terpecah-pecah atas alasan yang nipis, Kita mengaku muslim, Tapi....pada IC saja. Allahu alMusta'an. Banyak sangat kawans yang kita perlu usahakan dalam urusan agama ini baik dari sudut tarbiah diri, kefahaman dalam beragama juga sahsiah muamalah kita sesama makhluk. Moga-moga kita tidak jadi persis radikal "Muslim" yang hanya tahu melenting bila menerima sesuatu keburukan. Terjumpa satu analogi amatur di twitter tempoh hari yang terkait. "When non-muslims insult I...

Life

Life indeed is full of suprises. As i walked along the street, Heading to the masjid for fajr in the dimp darkness of dawn,  Who knows i might pray besides one of the person i dear the most, And we sat there in the masjid, Chatting till syuruk, We talked bout life, Bout the future, Bout the ummah, Bout ourselves, And something popped into my mind, It's ok sometime for you to just go with the flow of life. To have no proper planning in life. But ensure to have strong faith for Allah is directing you to His planning. Thus, it's also ok for you to struggle to seek passion to seek love in what you're doing now. And it's ok too to spend few years to find things that you can do with itqan rather than wasting your whole life doing things that you hate. The thing is to have faith, A strong one indeed... "From there we came here, station to prepare for the next departures. To our home...."

Short note: Tazkiyatul Nafs

Tadaruk = kerendahan diri. Yang dikatakan dengan tadaruk itu ialah suasana atau keadaan yang merendahkan diri 100% kepada Allah swt. Satu konsep yang mentafsirkan kefakiran diri, mengharap dengan sebenar-benar harapan bagai si fakir yang menadah tangan meminta-minta dari seseorang kepada sang Rabbul alamin. [alAn'am 6:42-43] Natijah diberi kesukaran dan tribulasi itu agar kita memohon kepada Allah dengan kerendahan hati serta amarah kerasnya hati itu membuatkan maksiat itu kebaikan bagi sesetengah. 2 situasi yang seharusnya mendekatkan diri pada illahi: 1-Ujian kesukaran; supaya kita sentiasa sujud meminta padaNya 2-Ujian kesenangan; supaya kita sentiasa bersyukur atas nikmat Allahu taala a'lam bissawaq -Have taqwa kawans, pandang dan fikirkan hal yang baik-baik saja lagi-lagi terhadap saudara seakidah. Pesan murabbi dulu, selagi mana suuzhon itu hanya zahir di dalam hati abaikan. Sikap bersangka-sangka ini membunuh husnuzhoon. Maafkan orang sebelum tidur.

Keberkatan.

Nak dengar cerita seram? Honestly, i grew up in secular kinda of fikrah. Been exposed by sciences and such, things that i'm inspired the most is the outer space. Unikkan bila tengok balik angkasa, rasa kita manusia ni kerdil je and all those problems seems nothing. Ya, tika itu my view in the Muslims was bad. Agamawan hanya bercakap perihal hukum, itu haram ini haram tanpa mengajar Islam pada awa m dan lahirnya muslims yang skeptikal. Lain sangat lain dengan apa yang diri faham akan Islam seolahnya semakin alim sesorang semakin 'keras' mereka. Ia kontradik bukan? Lewat tingkatan tiga, baru kenal para ilmuan Islam. Haibat mereka-mereka ini salah satu contoh ummat yang wasatah juga. AlBiruni, ibnu Sina namakan saja, pekerjaannya seorang doktor, seorang ahli matematik dan lain-lain tapi hidup mereka sebagai seorang muttaqin (bi iznillah). Jadinya sejak hari itu saya cabar diri untuk menjadi seperti mereka. Bukan saja mahir dalam ilmu dunia tapi ilmu-ilmu ketaqwaan juga sert...

Allah's Plans

Some things are beyond planning. And life doesn't always turn out as planned. You don't plan for a broken heart. You don't plan for an autistic child. You don't plan for spinsterhood. You don't plan for a lump in your breast. You plan to be young forever. You plan to climb the corporate ladder. You plan to be rich and powerful. You plan to be acclaimed and successful. You plan to conquer the universe. You plan to fall in love - and be loved forever. You don't plan to be sad. You don't plan to be hurt. You don't plan to be broke. You don't plan to be betrayed. You don't plan to be alone in this world. You don't plan to be shattered. You plan to be happy, Sometimes, Allah breaks our spirit to save our soul. Sometimes, He breaks our heart to make us whole. Sometimes, He allows pain so we can be stronger. Sometimes, Allah sends us failure so we can be humble. Sometimes, He allows illness so we can take better care of ourselves. And sometimes, ...

Have taqwa kawans

"Have taqwa kawans.." Nak mengingati itu senang, tapi nak implement konsep taqwa dalam diri itu tersangatlah sukar. Ia satu usaha pengabdian total. [alBaqarah: 208]  Terang jelas untuk tergolong dalam kelompok orang-orang beriman, Tidak boleh ambil agama ini separuh-separuh, Tidak boleh guna pakai mana yang berkenan dinafsu, Nabi Ibrahim a.s disuruh menyembelih anaknya tahu, kita baru diberi ujian dunia yang ringan (kematian ahli keluarga, pressure exam dan study, putus tunang, kena marah dengan bos, or even demam..) Tapi mengeluh bagai hari nak kiamat. Benar manusia itu tercipta dengan sifat suka berkeluh resah [alMa'arij: 19] tapi Allah pesan pada ayah 22 dan berikutnya ciri-ciri orang yang terselamat dari kepungan berkeluh resah itu. Have taqwa kawans. Kuat lah sikit. Murabbi pernah berpesan dulu, kalau rasa down rasa hidup ni ada je yang tak kena perhati dan tengok balik 2 benda ni: 1-Bila last time baca dan tadabbur Quran? 2-Bila last time solat kita te...

Khutbah Jumaat: Our purpose in this dunya

As usual khatib remind us to have taqwa, The central idea of the khutbah is to know our main purpose in life in this dunya with this short period of time indeed. For all means to be a khalifah. Khatib shared the ibrah from sirahtul Adam a.s. Unlike angels, Allah swt gives Adam a.s freedom to choose either to follow His commandment by not eating the forbidden fruit or otherwise. Allah swt gives us the option to choose, we've the free dom to choose what to believe, to choose to try the best to be a believer or to remain ignorant and etc.. Pesan khatib, To have clear objectives in this life will give us focus. -Just a glimpse from khutbah tadi, have taqwa kawans. Restate our niah, restate our objectives and goals in this life. Hidup ni sat je, norma usia kita ummat akhir zaman ini tambah tolak dalam 60-80 tahun, lepas grad kebiasaan kita 10-15 tahun habiskan masa kejar keselesaan dan kestabilan ekonomi ada baki dalam 20-30 tahun saja lagi, rugi andai tiada usaha untuk dimanfa...